Beranda Sport Ini Alasan Laverty Tinggalkan MotoGP

Ini Alasan Laverty Tinggalkan MotoGP

203

otobandung.com – Gelaran MotoGP musim 2016 menjadi musim terakhir Eugene Laverty memperkuat Tim Aspar Ducati. Sebab, terhitung tahun depan, pembalap berkebangsaan Republik Irlandia tersebut bakal hengkang ke ajang Superbike.

Kiprah Laverty sendiri bersama Tim Aspar bisa dibilang tidak terlalu buruk. Bagaimana tidak, sejauh ini Laverty hanya sekali gagal finis dari 14 balapan yang sudah berlangsung di MotoGP 2016. Serta selalu sukses mengklaim poin di setiap balapan.

Faktor utama perginya Laverty dari Tim Aspar diklaim lantaran pembalap berusia 30 tahun tersebut ingin mengendarai motor GP16 pada tahun depan. Namun pihak Tim Aspar diklaim tak memiliki dana yang cukup untuk bisa mendapatkan GP16 pada tahun depan.

Kondisi tersebut pun lantas mendapatkan komentar langsung dari manajer Tim Aspar, Gino Borsoi. Ia membantah bahwa timnya kekurangan dana untuk bisa memastikan GP16 berada di paddock musim depan.

”Ini bukan karena uang, melainkan karena Ducati tak bisa memberikan lebih banyak motor (GP16),” jelas Borsoi, seperti disadur dari Crash, Selasa (4/10).

”Kami sudah punya biaya tambahan untuk GP16, tapi motornya yang tidak ada. Sayangnya, beginilah jalan ceritanya,” imbuhnya.

Pihanya hanya memiliki satu GP15 dan satu GP16. Eugene ingin GP16, namun mustahil mendapatkan GP16 kedua. Dalam hal ini, pihaknya jelas sangat memohon pada Ducati.

”Target kami adalah melanjutkan kerja sama dengan Eugene. Sayangnya kami tak mendapatkannya dan ia memutuskan pergi,” ungkapnya.

Sementara, Petualangan Maverick Vinales bersama Tim Suzuki Ecstar memang bakal segera berakhir. Terhitung pada tahun depan, pembalap asal Spanyol tersebut bakal menjadi bagian dalam Tim Movistar Yamaha.

Namun tak butuh waktu lama untuk manajemen Tim Suzuki menemukan figur yang cocok untuk menggantikan Vinales di line-up mereka. Adalah pembalap berbakat dari kelas Moto2, Alex Rins, yang dipilih Tim Suzuki untuk menjadi suksesor Vinales di tahun depan.

Manajer Tim Suzuki Davide Brivio, pun coba angkat bicara terkait keputusan tersebut. Ia mengaku optimis bisa menjadikan Rins sebagai salah satu pembalap fenomenal seperti yang mereka lakukan kepada Vinales dalam dua tahun terakhir.

”Alex merupakan salah satu pembalap yang sangat bertalenta. Sangat menarik membawa Maverick ke MotoGP, melihatnya bekerja dan tumbuh setiap hari,” ungkap Brivio  seperti disadur dari Motorsport.

Namun kini pihaknya telah memiliki pembalap baru, yang tak kalah berkualitas dibandingkan Maverick. Pihaknya cukup optimis bahwa mampu membuat Alex menunjukkan kemampuan terbaiknya.

”Seperti apa yang sudah kami lakukan kepada Maverick,” tuntasnya.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here