Beranda Sport Marquez Siap Ambil Resiko Demi Titel Juara

Marquez Siap Ambil Resiko Demi Titel Juara

193
Marc Marquez
Marc Marquez

otobandung.com – Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez menyatakan, dirinya siap melakukan apa pun demi menjuarai MotoGP 2016. Marquez mengaku siap mengambil risiko yang ada dengan targetnya sebagai juara dunia di akhir musim ini bisa tercapai.

MotoGP 2016 menyisakan empat seri lagi yakni GP Jepang, GP Australia, GP Malaysia, dan GP Valencia. Dengan empat balapan yang tersisa, Marquez saat ini masih nyaman bertengger dipuncak klasemen sementara.

Meski demikian, hal tersebut tidak serta-merta membuat posisi Marquez aman, mengingat dua pesaing terdekat yakni Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, masih memiliki peluang untuk mengejarnya. Karena itu, The Baby Alien -julukan Marquez- menyatakan dirinya siap memberikan yang terbaik agar mimpi buruk tersebut tak menjadi kenyataan.

”Jika saya bisa mengincar kemenangan (di empat seri tersisa) dan itu memiliki risiko yang pantas, saya akan melakukannya. Semua itu tergantung pada perasaan saya di atas motor,” kata Marquez, seperti dimuat Speedweek, kemarin (29/9).

Marquez saat ini duduk di posisi puncak dengan raihan 248 poin. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu unggul 52 poin dari Rossi yang bertengger di peringkat dua, dan 66 poin dari Lorenzo di posisi ketiga.

Menyisakan empat seri, dirinya mengungkap tidak ingin terlalu stres dalam menghadapi sisa musim kompetisi MotoGP 2016. Diakui olehnya, dua pesaing terdekatnya, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, juga memiliki tekanan yang sama.

”Sekarang saya memiliki keuntungan, yang mana tidak akan memaafkan saya jika saya melakukan kesalahan,” ujar dia.

Keadaan yang berbeda akan terjadi jika terjadi pada kedua rivalnya. Di mana keduanya akan semakin kehilangan poin dan tertinggal jauh di belakangnya.

Di tempat yang berbeda, pembalap Tim Ducati Corse Andrea Dovizioso, menanggapi dingin terkait persaingan yang ada.. Bahkan, saat ini Dovizioso masih berkutat dengan ban yang digunakan olehnya. Karena itu, Dovi – sapaan akrab Dovizioso – bertekad ingin memperbaiki pemahamannya terhadap ban Michelin.

Hasil di seri ke-14 MotoGP 2016, yakni GP Aragon, pada akhir pekan lalu, sangat mengecewakan Dovi. Tak heran memang, mengingat pembalap berjuluk The Iron Will itu hanya mampu finis di posisi 11, padahal ia memulai balapan dari posisi empat.

Sebelumnya, Dovi sudah menjelaskan bahwa ban adalah salah satu penyebabnya tampil tak maksimal di Aragon. Karena itu, pembalap berusia 30 tahun tersebut berharap tidak akan lagi mengalami masalah ban saat membalap di empat seri tersisa musim ini.

”Kami harus lebih memahami ban. Kami harus bisa mengaturnya dalam cara yang lebih baik,” tutur Dovizioso, sebagaimana diwartakan Autosport.

”Tapi (pada balapan di Aragon), saya tidak merasakan hal tersebut, karena saya merasa suhu pada ban tidak pernah setinggi itu,” pungkas rekan setim Andrea Iannone tersebut. (JPG/OB)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here