Beranda Sport Makin Memanas! Rossi-Lorenzo Kembali Cekcok Usai Balapan Misano

Makin Memanas! Rossi-Lorenzo Kembali Cekcok Usai Balapan Misano

358

otobandung.com – Hubungan Dua pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo makin memanas. Lorenzo yang menjadi pole-sitter melaju cepat saat balapan dimulai. Rossi menempel ketat dan akhirnya berhasil melewati Lorenzo pada lap kedua.

Aksi Rossi itulah yang jadi pemicu kekesalan Lorenzo. Menurut pebalap 29 tahun tersebut, aksi Rossi hampir membuatnya mengalami kecelakaan.

Rossi akhirnya gagal menang setelah dilewati Dani Pedrosa. Pebalap Repsol Honda tersebut juga melakukan aksi agresif saat melewati Rossi pada lap ke-22 dari 28 putaran balapan.

Pebalap berusia 37 tahun tersebut mengaku tidak ada masalah dengan manuver yang dilakukan Pedrosa. Dia lalu ditanya wartawan seputar aksinya saat melewati Lorenzo.

“Menyalip di Sirkuit Misano selalu sedikit sulit. Saya ingin mencoba sejak awal balapan karena saya ingin mengatur semuanya,” kata Rossi dalam konferensi pers setelah balapan.

“Saya ingin mencobanya sejak awal balapan, karena saya ingin mengubah sesuatu. Di Mugello, saya berada di belakang Lorenzo dan saya sungguh tidak beruntung, mesin saya rusak, jadi kali ini saya mencoba untuk tetap berada di depan,” imbuhnya.

Sebagai balasan, Lorenzo melayangkan sebuah kritik atas aksi overtaking Rossi. “Well, jika Anda menanyakan pertanyaan ini, itu karena mungkin gerakannya agresif. Jika tidak, Anda mungkin tidak akan bertanya soal ini,” kata Lorezo mengawali.

“Anda dapat memiliki opini berbeda. Pendapat saya, overtaking itu mungkin rada agresif. Dia (Rossi) tidak butuh melakukan itu, tapi Anda tahu itu gayanya, pembalap lain punya gaya overtaking lebih bersih (dari Rossi),” imbuh Lorenzo.

Coming through👊@ValeYellow46 stands @lorenzo99 up and is into first!

26 laps to go #SanMarinoGP https://t.co/JYsAkSa8v9

Setelah beberapa komentar awal tadi, suasana jumpa pers pasca balapan Misano makin panas, khususnya antara dua rider Yamaha Movistar ini. Karena setelah itu, Lorenzo dan Rossi terlibat dalam perang mulut, di mana dialog yang satu membicarakan dan menyinggung pembalap yang lain. Berikut kutipannya.

Lorenzo: “Jika saya tidak coba mengalihkan arah motor, kami bisa celaka bersama. Mungkin Anda tidak celaka, tapi saya iya.”
Rossi: “Itu tidak benar. Cobalah Anda lihat lagi, di lain waktu, saat overtaking. Apa yang Anda katakan? Itu sungguh tidak benar. Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan kepada Anda, apa yang harus saya katakan kepada Marquez di Silverstone, ketika dia melakukan overtaking seperti ini sebanyak 10 kali.”

Lorenzo: “Well, itu adalah opini Anda. Ini adalah opini saya, hargai pendapat saya.”
Rossi: “Ketika Anda mengatakan seperti ini, itu tidak benar. Anda juga melakukan overtaking selalu agresif.”

Lorenzo: “Kapan?”
Rossi: “Pada momen ini saya tidak mengingatnya, tapi kalau Anda melihat balapan, jika Anda melihat rekaman balapan, 100 kali lebih dari saya.”

Lorenzo: “Well, jangan tertawa, hargai opini saya, direktur lomba akan memiliki opini lain.”
Rossi: “Mengapa Anda tidak melihat foto dan rekaman balapan?”

Lorenzo: “Saya belum memeriksa foto (dan rekaman balapan), tapi saya akan melihatnya. Namun bagi saya, jika saya tidak mengalihkan arah motor (saat di overtake Rossi), saya akan kecelakaan.”
Rossi: “Saya tidak setuju.”

Lorenzo: “Bagi saya, dia seharusnya tidak perlu melakukan overtaking ini. Dia tampil lebih baik dari saya hari ini. Dia bisa melewati saya kapan saja, cepat atau lambat. Tapi saya pikir, dia tak perlu agresif kepada saya. Namun tentu saja, dia bakal memiliki opini yang berbeda.”

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here