3 Penyesalan Terbesar Rossi di Musim Balap 2016

3 Penyesalan Terbesar Rossi di Musim Balap 2016

124
BERBAGI

rossi-sial -otobandung.com – Cita-cita Valentino Rossi tampil sangat kompetitif dan berada di posisi terdepan pada pacuan gelar juara dunia MotoGP 2016 sejauh ini gagal terealisasi. Alih-alih dominan, Rossi malah harus menghadapi kenyataan pahit telah tertinggal jauh dalam perolehan poin melawan sang rival, Marc Marquez.

The Doctor secara blak-blakan mengakui fakta tersebut terasa menyakitkan. Menurut dia, segalanya bakal berbeda jika setiap balapan berjalan sesuai skenario. Tapi, faktanya malah muncul insiden-insiden yang membuat gelar terasa menjauh dari jangkauannya. Secara tersirat, Rossi mengungkap tiga momen yang sangat disesalinya sepanjang musim 2016 ini.

“Jika di Mugello mesin tak jebol, jika di Assen tak hujan deras, dan jika saja hujan tak turun di Sachsenring, seharusnya saya bisa mengejar kemenangan. Dan jika saja…jika saja yang lain,” kata Rossi, seperti dilansir MotoGP Magazine, Kamis (1/9/2016).

Di Mugello, mesin motor Yamaha M1 miliknya jebol pada lap ke-9 saat sedang bertarung ketat dengan Jorge Lorenzo. Alhasil, pebalap asal Italia tersebut gagal finis dan kehilangan banyak poin yang sangat berharga.

Kesalahan fatal kedua terjadi di Sirkuit Assen, Belanda. Pada balapan yang diinterupsi hujan tersebut, Rossi benar-benar membuang banyak poin penting. Dia tergelincir pada lap ke-15 dan tak bisa melanjutkan balapan. Peristiwa ini sangat menyesakkan karena saat terjatuh The Doctor sedang memimpin balapan. Kans mendulang 25 poin pun melayang begitu saja.

Peristiwa ketiga yang sangat disesali Rossi adalah balapan di Sachsenring, Jerman, yang juga diinterupsi hujan. Gara-gara salah strategi, Rossi membuang kesempatan emas naik podium. Dia harus puas finis di urutan kedelapan. Ini menjadi kerugian besar bagi The Doctor lantaran sang rival, Marc Marquez, keluar sebagai juara. Imbasnya, Marquez berhasil melebarkan jarak dengan Rossi.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Komentar