Beranda Mobil Jimny Generasi Terbaru “Wide” Dijual Tahun Depan

Jimny Generasi Terbaru “Wide” Dijual Tahun Depan

625
Suzuki Jimny Wide di GIIAS 2016
Suzuki Jimny Wide di GIIAS 2016

otobandung.com – Teka-teki mengenai akan dipasarkannya Suzuki Jimny Wide sejak awal tahun ini oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) terjawab sudah tepat di hari pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016 (11/8) lalu.

PT SIS melalui ucapan langsung dari Donny Saputra, selaku 4W Marketing Director SIS, menjawab seputar pertanyaan yang diajukan para awak media bahwa Jimny Wide akan dijual tahun 2017. “Suzuki Jimny Wide akan kami luncurkan tahun depan namun kami belum dapat katakan persisnya kapan,” ujarnya di sesi tanya jawab saat press conference Jimny kemarin di GIIAS (19/8).

Soal harga yang akan ditawarkan jip CBU (Car Built Up) dari Jepang ini. “Harga akan lebih murah 30% dari ditawarkan Importir Umum (IU) saat ini yang berkisar mulai dari Rp 490 – 500 jutaan.” Donny pun tak menampik bahwa Jimny akan menjadi mobil hobi dan bukan menjadi mobil untuk kebutuhan utama para pembelinya, mengingat harga yang ditawarkan sangatlah tinggi untuk ukuran mobil semungil itu.

Donny pun sedikit menjelaskan varian Jimny apa yang akan dibawa masuk tahun depan. Unit Jimny yang terpajang di booth merupakan contoh unit yang dimaksud tanpa ada pengurangan spesifikasi dari Jepang. Mesin yang akan digunakan berkapasitas 1,3-liter dengan transmisi otomatis 4-kecepatan dan dilengkapi transfer case model tombol di dasbor. Yup, model 4WD yang akan dipasarkan. Berarti angan-angan agar Jimny Wide berharga kompetitif pun akan sirna.

Bila menilik dari spesifikasi yang dijelaskan oleh Donny, Jimny Wide yang akan hadir adalah dengan kode JB43. Sebelum model ini ada  Jimny JB23 dengan mesin 3-silinder 658 cc dan JB33 dengan mesin bensin 1,3-liter G13BB yang sudah tidak diproduksi. Model lainnya JB53 tampak mustahil karena bermesin diesel K9K 4-silinder 1,5-liter. Model JB43 mengandalkan mesin M13A berbahan bakar bensin 4-silinder 1.328 cc DOHC 16-valve dengan teknologi Variable Valve Timing (VVT). Jimny JB43 merupakan pilihan paling masuk akal karena mesin M-series sudah familiar di tanah air sejak era Suzuki Aerio hingga SX4 S-Cross terbaru yang tetap mengandalkan mesin M15A.

Tenaga yang dihasilkan mesin M13A sebesar 82 PS dan torsi 110 Nm. Transmisi yang dipasangkan adalah otomatis konvensional 4-kecepatan dan menggerakkan keempat roda melalui pilihan tombol 2WD, 4WD dan 4WD-L untuk medan lebih berat. Posisi default pada 2WD menggerakkan roda belakang, bila menekan tombol 4WD keempat roda akan terhubung hingga high-gear, sementara 4WD-L akan terhubung dengan rasio low-gear saja. Model 4WD part-time tergolong simple, tidak ada differential tengah untuk mengatur hubungan antara roda belakang dan depan. Semuanya hanya tergantung pilihan tiga model penggerak melalui aktivasi secara elektronik.

Jimny generasi terbaru ini masih layak disebut “jip tulen” karena mengandalkan ramuan dasar yang dipakai sejak Jimny generasi pertama yaitu konstruksi body on frame (ladder), solid axle di depan dan belakang, dan dual-speed part-time transfer case. Bahkan pengendaraannya jauh lebih nyaman karena suspensi solid axle tersebut dipadukan dengan per keong, tidak lagi memakai per daun.

Meski akan masuk dalam segmen niche, tetap ada para pehobi off-road yang menanti kehadiran jip sejati Suzuki ini. Terbukti sudah 25 orang anggota SJI yang memesan Jimny Wide.(oto)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here