Beranda Sport Penyebab Duo Manor Gagal Finis di GP Inggris

Penyebab Duo Manor Gagal Finis di GP Inggris

240
Twitter@Manor

otobandung.com – Dua pembalap Manor Racing Team, Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein, merasakan kekecewaan akibat gagal finis pada Formula 1 GP Inggris, Minggu (10/7).

Laju Wehrlein sudah terhenti sejak lap 7, atau tak lama setelahsafety car meninggalkan lintasan setelah hujan deras mengguyur Sirkuit Silverstone.

Sementara, Rio menyusul pada lap 25. Mobil Rio melintir masuk gravel akibat lintasan basah dan pada akhirnya juga tak bisa melanjutkan perlombaan.

Penyesalan tentu dirasakan kedua pembalap, terutama Rio yang semula berharap bisa menyelesaikan balapan. Seusai lomba, pembalap asal Indonesia itu menjelaskan penyebab laju mobil MRT05 tunggangannya harus terhenti pada lap 25.

“Pada awal lomba, trek sangat basah. Tapi ketika hujan berhenti, trek mulai mengering di setiap lap berikutnya. Dalam jangka hanya 17 lap, dari ban basah kami berpindah ke ban kering. Itu adalah keputusan yang tepat saat itu, tapi saya  menyentuh sedikit bagian trek yang masih basah,” tutur Rio.

Terlepas dari hasil buruk, Rio coba memetik pelajaran positif dari rangkaian balapan sejak sesi latihan bebas, kualifikasi, hingga saat perlombaan.

“Meski hasil lomba yang dihitung, perjalanan melewati babak latihan bebas dan kualifikasi juga penting. Kami memiliki akhir pekan yang baik dan khususnya hari Sabtu yang sangat positif,” bilang pembalap berusia 23 tahun itu.

“Jadi, kami harus fokus pada hal-hal yang sudah berjalan dengan baik dan bagaimana menggunakan itu semua untuk maju ke depan di balapan berikutnya. Sekarang, kami tidak bisa berbuat banyak dengan hasil hari ini,” pungkasnya.

Tak berbeda dengan Rio, Wehrlein pun mengaku kecewa berat. Padahal, dia baru saja meraih hasil apik dengan finis di peringkat ke-10 pada GP Austria pekan lalu.

“Ya, tidak ada yang bisa saya lakukan lagi. Kami baru saja beralih ke ban intermediate, menyelesaikan satu lap dan kemudian saya tergelincir di atas genangan air menuju ke tikungan pertama dan kehilangan kendali,” sesal pria asal Jerman itu.

Saat hujan berhenti, transisi ban basah ke kering memang rumit. Para pembalap seharusnya segera beralih ke ban intermediate setelah kesempatan datang, sebelum akhirnya berganti ke ban kering.

“Beberapa bagian trek tidak ada masalah dan mengering cukup cepat, tapi dalam situasi itu akan selalu ada bagian yang masih sedikit basah dan dapat menyulitkan. Sayangnya, itulah yang terjadi. Saya tahu ini terjadi untuk para pembalap lainnya. Tapi sangat mengecewakan untuk mengakhiri akhir pekan dengan cara seperti ini,” lanjut dia.

Racing Director Manor, Dave Ryan, turut menjelaskan kronologis strategi yang dijalani tim terkait penggantian ban dan ketidakberuntungan dalam menghadapi trek yang belum sepenuhnya mengering.

“Sebuah hari yang kurang baik setelah meraih poin akhir pekan lalu. Hujan sebelum balapan cukup intens. Meskipun trek mengering cukup cepat, masih ada beberapa bagian yang memiliki genangan air. Sayangnya, genangan air memaksa kedua pembalap kami keluar. Pascal saat beralih dari ban basah ke ban intermediate dan Rio ketika  beralih ke ban kering,” jelas Ryan.

“Ini adalah kondisi sulit untuk dikelola pada saat yang sama berusaha memaksimalkan potensi lomba dan menjaga laju dengan mobil-mobil di depan. Cara yang mengecewakan untuk menyelesaikan lomba di kampung halaman kami. Tapi kami akan kembali bekerja keras dan tampil lebih solid di Hungaria dalam waktu dua minggu,” pungkasnya. (ira/JPG)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here