Beranda Sport Rossi Sebut Sirkuit Mugello Sangat Menakutkan

Rossi Sebut Sirkuit Mugello Sangat Menakutkan

293
Valentino Rossi
Valentino Rossi
otobandung.com – Valentino Rossi menyebut bila Sirkuit Mugello sangat menakutkan. Ini tidak ada kaitannya dengan cerita misteri melainkan temperatur aspal di lintasan yang memiliki panjang 5.245 km bisa mencapai 50 derajat celcius.

Selain masalah temperatur aspal, sirkus MotoGP juga dituntut bisa bermanuver berani. Karena Mugello memiliki 14 tikungan dengan kontur tanah naik turun, dan memiliki trek lurus terpanjang.

Bisa dibayangkan, ketika pembalap kuda besi memacu kecepatan maksimal. Namun saat akan menaklukan tikungan pertama mereka harus mengatur strategi bagaimana melakukan pengereman dengan baik. Hal inilah yang membuat Rossi menyatakan bahwa Sirkuit Mugello sangat menakutkan.

“Tampil di Sirkuit Mugello selalu sulit. Mugello adalah salah satu trek terbaik, tapi sangat menuntut fisik dan menakutkan. Di mana Anda harus berani dan memacu kecepatan motor secepat mungkin mengingat tata letak yang sulit untuk ditaklukan. Sehingga sangat sulit untuk menemukan pengaturan,” sebut Rossi seperti dikutip situs resmi MotoGP, Sabtu (21/5/2016).

Pada sesi latihan pertama yang berlangsung, Jumat (20/5) kemarin. Rossi gagal mencatatkan waktu di FP1 lantaran hujan mengguyur lintasan dan dia hanya mampu melakukan delapan putaran saja. Pemilik nomor 46 itu memaksakan dirinya untuk menjajal kopling yang selama ini banyak mengalami masalah.

Namun ketika trek Mugello sudah kering. The Doctor keluar dari paddock dan berhasil mencetak waktu tercepat keenam 1 menit 48.340 detik atau selisih 0.644 detik dari Andrea Iannone.

“Sayangnya, kami kehilangan waktu pagi ini karena cuaca dan kita tidak OK dengan keseimbangan motor, tapi untuk latihan pertama itu tidak begitu buruk. Masalahnya adalah bahwa kita semua sangat dekat, sehingga kita harus meningkatkan, terutama di sektor terakhir di mana saya tidak cukup cepat. Pagi ini kami tidak ingin membuang-buang waktu dan kami memiliki kesempatan untuk berlatih kopling berbeda, karena tahun ini kami memiliki lebih banyak masalah dengan kopling. Di FP1 kami mencoba beberapa hal yang berbeda, sehingga pada akhirnya itu adalah ujian penting,” tutup Rossi.
(sha)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here