Minggu, 22 Oktober 2017
Beranda Komunitas Klub Otomotif Dukung Program Tertib Yellow Box

Klub Otomotif Dukung Program Tertib Yellow Box

272

otobandung.com – Sebanyak lebih 25 klub otomotif di Indonesia yang berdomisili di Jakarta akan mendukung keselamatan dengan melakukan aksi tertib lalu lintas di yellow box. Melalui program Tertib Yellow Box, klub otomotif ikut mengatur lalu lintas bersama polisi di yellow box yang ada di persimpangan jalan.

Kesepakatan turun ke jalan secara bersama-sama ini akan dilakukan melalui sebuah penandatanganan komitmen, yang akan dilakukan di booth Ikatan Motor Indonesia (IMI), Sabtu 1)(16/4).

“Kami sangat berbesar hati bahwa keselamatan di jalan raya juga telah menjadi perhatian teman-teman dari klub-klub otomotif. Dengan keperdulian bersama dan dengan keinginan yang kuat untuk bersama-sama meningkatkan keselamatan di jalan raya, kami percaya tingkat kecelakaan di Indonesia secara bersangsur-angsur dapat ditekan,” ujar Jeffrey JP, Sekjen PP IMI Sabtu (16/4).

Edukasi dengan turun ke jalan di persimpangan yang ditandai dengan marka yellow box, menurut Jeffrey, memiliki arti strategis. Menurutnya, kecelakaan terjadi bukan karena pengguna jalan raya tidak mengetahui arti rambu dan marka, melainkan karena tidak taat dan tidak tertib, gemar menyerobot dan ingin menang sendiri.

Teman-teman dari klub otomotif yang nantinya akan mengedukasi pengemudi untuk tertib yellow box, yang bila sudah terbiasa tertib, diharapkan akan tertib pula di seluruh kondisi jalan yang dilalui, misalnya mematuhi batas kecepatan, tidak melaju di bahu jalan dan mematuhi rambu dan marka jalan lainnya.

Tertib Yellow Box adalah progam edukasi tertib di jalan raya, yang digagas Ikatan Motor Indonesia sebagai program keselamatan yang dijalankan pada tahun ini. Tertib Yellow Box merupakan bagian dari agenda besar Federation Internationale De L’Automobile (FIA), yang sejak tahun 2011 telah mendeklarasikan keselamatan global melalui kampanye FIA Action for Road Safety. Program ini dilaksanakan oleh seluruh badan-badan otomotif yang menjadi anggota FIA di seluruh dunia dan di Indonesia diwakili oleh IMI.

Data kecelakaan di Indonesia masih tergolong tinggi. Menurut catatan Kementerian Perhubungan (2014), sebanyak 29 orang meninggal dunia di jalan raya dan 80 ribu lainnya mengalami cedera atau cacat. Itu berarti 80 orang meninggal setiap hari atau 1 orang setiap 20 menit. Data itu juga menunjukkan bahwa kecelakaan di jalan raya masih menjadi penyebab utama kematian bagi anak-anak dan kaum muda produktif berusia 5-29 tahun.

Kepolisian Republik Indonesia menargetkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 50 persen dalam waktu 10 tahun. Target ini sejalan dengan program Decade of Action for Road Safety yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai bulan Maret 2010. IMI bersama klub-klub otomotif akan berpartisipasi dalam membantu pemerintah yang berkeinginan menekan angka kecelakaan lalu lintas. (rmn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here