Hidupkan Lupus Tantangan Penulis Muda Indonesia

Hidupkan Lupus Tantangan Penulis Muda Indonesia

411
BERBAGI
Masih ingat tokoh Lupus ? Dikenal melalui novel yang diterbitkan tahun 1986 oleh
Hilman Hariwijaya yang merupakan tokoh fiksi pop mewakili dunia remaja dengan
segala aktifitasnya, mengunyah permen karet dengan potongan rambut berjambul
laksana penyanyi punk rock.
Cerita Lupus mengalami masa kejayaan pada tahun 90’an dengan tokoh central
Lupus, Boim dan Gusur. Tokoh Lupus menjadi trend setter yang mampu mempengaruhi
banyak aspek dalam kehidupan remaja, sosial, ekonomi, gaya hidup, bahkan saat
itu setiap remaja merasa dirinya tokoh Lupus. Karakter Lupus begitu kuat
mengispirasi generasi muda.
Dengan menghidupkan kembali tokoh Lupus setelah 30 tahun, sang penulis, Hilman
Hariwijaya menantang penulis-penulis muda melalui ajang pencari bakat dengan
mengirimkan ide-idenya dalam tulisan pendek tentang Lupus yang menjadi
imajinasinya.
“Saat Lupus diterima public dan menjadi trend setter, saat itulah
saya sadar bahwa Lupus adalah milik generasi muda Indonesia, bukan eksklusif
milik saya. Saya ingin Lupus tetap hadir menjadi inspirasi dan ikut berperan
membangun bangsa. Karena itu, saya kembalikan Lupus kepada generasi muda
Indonesia, untuk dihidupkan kembali sesuai dengan jamannya,” kata Hilman, saat
press conference “Nulis Lupus Bareng” di Marlo Kitchen Jl. Tamblog 48-50,
Bandung, Minggu (17/4).
Rumah Kreatif Lupus bekerjasama dengan Tirana Art Management didukung oleh
Yayasan Sahala (Sahabat Asia Bianglala) telah mengumpulkan 150 karya penulis
muda yang berasal dari roadshow pencarian bakat menulis di Jogyakarta. Kali ini,
penulis-penulis berbakat dari Bandung ditantang oleh Hilman untuk menjadi
penulis profesi mengekspresikan ide dalam bentuk cerita fiksi pendek atau komik
sepanjang 1 halaman A4 yang dikirimkan melalui email : nulislupus@gmail.com dengan
dilengkapi data nama lengkap, usia, alamat domisili lengkap dan nomer handphone
yang dapat dihubungi.
Pengumpulan karya paling lambat tanggal 20 April 2016, selanjutnya dilakukan
Penjurian dari 100 karya terpilih pada Hari Sabtu, 23 April 2016 di Kantin
Nasion jl. Ambon No. 8a Bandung. Ditempat yang sama, pada Hari Minggu, 24 April
2016 dilakukan kegiatan Workshop yang disupervisi oleh Hilman Hariwijaya bersama
dua sahabatnya Gusur Adhikarya dan Boim Lebon dalam proses kreatif menghadirkan
Lupus Baru.***

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Komentar