Sebagian pemilik mobil pasti bertanya-tanya mengapa bodi mobil jaman sekarang lebih gampang penyok meskipun hanya terbentur sedikit, sangat berbeda dengan bodi mobil lansiran tahun 80-an kebawah. Namun tahukah anda sebenarnya bodi mobil yang gampang penyok itu merupakan bagian dari sistem keselamatan sebuah mobil?

Bagian depan dan belakang mobil adalah bagian yang rawan benturan dan paling sering penyok, dibagian inilah sebenarnya sebuah bodi mobil didesain dengan sistem keselamatan pengemudi dan penumpang dari resiko fatal saat terjadi benturan.

crumple zoneBagian dari sistem keselamatan ini dinamakan Crumple Zone atau zona benturan yang didesain untuk menyerap energi kinetik saat terjadi kecelakaan. Bagian depan atau belakang mobil yang sengaja dibuat mudah hancur ketika terjadi benturan keras agar kabin penumpang terlindungi dan tidak ikut rusak untuk keamanan dan keselamatan pengendara serta penumpang mobil.

Cara kerja zona benturan ini adalah menyerap energi kecelakaan yang kemudian akan mengerucut dan berubah bentuk saat tabrakan terjadi. Dengan begitu, energi akan terserap dan mengurangi efek tabrakkan yang bisa menyebabkan cedera fatal pada penumpang.

Crumple_ZonesHal ini jelas berbanding terbalik dengan teknologi pada mobil jadul sebelum ditemukannya Crumple Zone. Pada mobil produksi th 80-an kebawah bodi mobil cenderung harus menggunakan bahan yang sangat kaku, tahan selama kecelakaan, dan tidak terlalu banyak deformasi ketika terjadi benturan. Namun sayangnya teori ini mengakibatkan semua energi kinetik dari benturan kendaraan mengalir langsung ke pengemudi dan penumpang mobil yang bisa berakibat fatal.

Fakta tersebut cukup membuktikan tentang pentingnya crumple zone dilihat dari aspek keselamatan dan keamanan para penumpang mobil. Meskipun bodi mobil penyok dan ringsek, akan tetapi meminimalisir resiko penumpang di kabin terluka parah, sebab mesin depan juga diperhitungkan untuk membantu penyerapan benturan

Jadi, bodi yang gampang penyok itu justru menyelamatkan pengemudi dan penumpang dari resiko fatal energi benturan ketika kecelakaan. Selain itu, bahan plastik yang menjadi material utama bemper dipilih karena lebih ringan dan dari segi biaya jauh lebih kompetitif.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here