otobandung.com – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez merancang strategi jitu untuk menjungkalkan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi di Circuit of The Americas (COTA), Senin (11/4) dini hari WIB. Trik yang akan diterapkan Marquez pada balapan seri ketiga MotoGP ini yakni mempertahankan kecepatan di lap terakhir.

Grand Prix Amerika Serikat diketahui merupakan trek favorit Marquez. Itu dibuktikannya ketika ia mampu merebut pole position di balapan seri ketiga ini. Pertanyaan yang pantas diajukan kepada Marquez adalah apakah ia mampu merebut kemenangan keempatnya di COTA? Sebab seperti diketahui, Lorenzo dan Rossi berhasil menempel The Baby Alien (Julukan Marquez) dengan start di urutan kedua dan ketiga.

Hal itulah yang membuat mental Marquez menurun lantaran ia tahu betul kedua penunggang kuda besi Movistar Yamaha tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Lorenzo misalnya, pemilik nomor 99 itu dikenal memiliki kelebihan di awal balapan atau start yang bagus. Sementara Rossi punya keberanian dalam bermanuver.

“Mereka berada pada tingkat yang benar-benar baik dan Lorenzo serta Rossi adalah pembalap yang memiliki kelebihan masing-masing. Ditambah duo Yamaha memiliki kecepatan yang baik di dua seri sebelumnya (Argentina dan Qatar), sehingga ini akan sulit untuk mengalahkan mereka,” ungkap Marquez seperti dikutip Crash, Minggu (10/4/2016).

Namun demikian, bukan Marquez namanya jika tidak bisa menemukan trik bagaimana menjinakkan duo Yamaha. Dalam keterangannya di depan awak media usai menyelesaikan sesi kualifikasi, ia berkata bahwa akan berbicara dengan mekanik untuk menemukan kecepatan yang ideal di sirkuit yang memiliki 20 tikungan tersebut.

Karena, kata Marquez, target utamanya adalah mempertahankan podium pertama. “Kami akan mencoba untuk menemukan cara terbaik, terutama menjaga kecepatan di lap terakhir. Karena target utama saya adalah tampil sekuat mungkin dan saya belum bisa mengatakan ini akan jadi kemenangan keempat. Mentalitas juga akan memainkan pernanan penting di sini, terutama ketika Lorenzo dan Rossi menempel. Jadi saya harus memahami dan menyelesaikan balapan dengan baik,” tandasnya. (crash)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here