Beranda Berita Button : GP Bahrain Ajang Pembuktian McLaren MP4-31

Button : GP Bahrain Ajang Pembuktian McLaren MP4-31

234
Jenson Button
Foto: gettyimage/ Robert Ciantflone
Jenson Button

Tim McLaren-Honda menaruh asa positif di balapan GP Bahrain, Minggu (3/4) nanti. Salah seorang driver-nya, Jenson Button menganggap di sirkuit Sakhir nanti adalah kesempatan kedua buat mereka membuktikan daya saing kecepatan.

Dari data uji coba sepanjang musim dingin, McLaren-Honda sebenarnya telah menyelesaikan satu masalah krusial yang menghantui mereka sepanjang musim lalu: ketahanan mesin. Ya, mereka tinggal membuktikan daya saing dalam hal kecepatan. Namun apes, kecelakaan di race Australia yang melibatkan Fernando Alonso bikin semuanya buyar, untuk sementara.

Nah, di Bahrain peluang pembuktian itu datang lagi. Meski Honda harus membayar mahal karena mesin nomor #1 milik Alonso tak bisa digunakan lagi. Mesinnya rusak parah. Saat race kedua nanti pembalap Spanyol itu bakal membuka seal mesin kedua.

Button yakin GP Bahrain adalah waktu yang pas untuk membuktikan McLaren MP4-31 telah mengalami kemajuan pesat jika dibandingkan dengan pendahulunya. Dia juga berani bertaruh di Bahrain nanti McLaren bakal lebih tangguh daripada di Melbourne.

“Aku tak sabar ingin kembali membalap. Meski di Australia belum tampak, tapi paket mobil kami sangat nyaman ditunggangi,’’ ucap Button dilansir Crash.

Dia juga melayangkan pujian terhadap kerja keras tim yang mampu membuat kemajuan signifikan di sisi driveability dari saat uji coba sampai di race perdana.

Meski begitu, mantan juara dunia 2009 itu mengingatkan bahwa hasil di atas kertas merupakan kesalahan perhitungan dari penentuan strategi pemilihan ban. Bukan cerminan dari performa mobil secara keseluruhan.

“Kami melakukan kesalahan dalam strategi pemilihan ban di Melbourne. Tapi itu adalah bagian dari kurva pembelajaran dengan aturan baru tentang ban,’’ tambah pilot yang finis 14 di Melbourne.

Button mengakui Bahrain merupakan tantangan besar bagi McLaren. Salah satu faktornya adalah sirkuit Sakhir memiliki karakter cepat yang membutuhkan top speed besar. Namun dia percaya timnya sudah punya pondasi kuat untuk pengembangan mesin dan mencapai kemajuan.
(cak/adk/jpnn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here