Beranda Sport Rossi Klaim Lorenzo Harusnya di Penalti

Rossi Klaim Lorenzo Harusnya di Penalti

395

Hanya beberapa jam setelah Valentino Rossi menandatangani kontrak untuk Movistar Yamaha, dan melang balapan MotoGP Qatar 2016, hubungan dua rider Movistar Yamaha: Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo kembali ‘memanas’.

Pada sesi kualifikasi Q2, Minggu (20/3), The Doctor menilai rekan setimnya melakukan kesalahan dan pantas dijatuhi penalti terkait insiden di sesi prakualifikasi, pasalnya apa yang di lakukan Lorenzo pada kualifikasi dini hari tadi (WIB), sama seperti apa yang pernah di buat Rossi pada prakualifikasi MotoGP San Marino 2015 lalu, waktu itu ia dianggap menghalangi Lorenzo di laju terakhirnya.

Rossi memulai laju di latihan bebas keempat dengan impresif, tetapi mendapati Lorenzo (yang baru saja keluar dari pitlane) berada di tikungan pertama. Setelah Insiden Rossipun langsung menunjukkan protes ke arah rider spanyol itu, keduanya bahkan terlibat perdebatan setelah chequered flag.

“Dia keluar dari pit tanpa melihat trek dan ketika ia tiba di tikungan pertama ia mencoba untuk memperlambat, tapi dia masih dalam jalur,” jelas Rossi. “Masalahnya adalah bahwa saya bertanya ‘mengapa?’ dan saya berharap ‘maaf’, tapi dia [terlihat] seperti berkata ‘apa yang kamu inginkan?’ jelas Rossi.

Berbicara dalam konferensi pers sebelumnya, Lorenzo memberikan versi berbeda dan mengatakan ia bingung mengapa Rossi tampil begitu gelisah dengan kejadian itu:

“Menurut saya dia tidak punya alasan untuk mengeluh. Semua orang tahu bila Anda keluar dari pit Anda tidak bisa berhenti [sepenuhnya] untuk membiarkan mereka melaju. Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah tetap pada garis putih. Aku tidak bisa berada di gravel. Apa yang bisa saya lakukan? Jika ia masih marah dengan saya, saya tidak tahu alasannya, Anda harus bertanya padanya.” ujar Lorenzo.

Akan tetapi Rossi masih mengingat dengan jelas ketika peran itu terbalik di Misano – San Marino musim lalu.

“Masalahnya adalah bahwa situasi ini terjadi persis sama dengan kualifikasi di Misano, di mana aku melakukan kesalahan yang sama. Dia sangat marah dengan saya setelahnya dan pada akhirnya mereka memberi saya satu [penalti] poin. Tapi mereka tidak memberikan kepadanya penalti satu poin”. urai Rossi.

“Saya tidak pergi ke Race Direction dan mengatakan ia harus dipenalti ‘satu poin’, tapi aku melihat Mike Webb [direktur perlombaan] ada di paddock, jadi aku berkata, ‘mengapa penalti satu poin untukku dan tidak padanya!’ Aku tidak tahu mengapa, tapi itu bukan masalah besar.” tambah rider veteran italia ini.

Penalti satu poin yang didapat Rossi saat itu memiliki pengaruh besar bagi Rossi pada persangan gelar juara 2015 lalu, ketika ia kemudian menerima tiga poin hukuman atas insiden dengan Marc Marquez di Sepang, yang membuatnya harus memulai start dari grid belakang start di Valencia.

“Pokoknya, saya sudah lupakan tahun lalu! Sayangnya, hal itu tidak akan mengubah situasi,” pungkas Rossi.

Sebelumnya Lorenzo berkomentar bahwa keputusan Rossi untuk kembali menandatangani kontrak lebih mudah karena ia tidak punya pilihan lain. Rossi menanggapi rumor bahwa Lorenzo dapat meninggalkan Yamaha ke Ducati dengan mengatakan “Bagi saya, untuk pergi ke Ducati Anda harus sangat berani, Anda harus memiliki keberanian untuk mengubah sepeda.(sumber crash.net)

 

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here