Beranda Mobil Awal Tahun 2016 Penjualan Chevrolet Lesu

Awal Tahun 2016 Penjualan Chevrolet Lesu

444

Dampak dari keputusan PT General Motors menutup pabrik perakitan di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat, pada bulan Juni 2015, langsung berpengaruh pada penjualan produknya. Jika tahun lalu Chevrolet masih mencatatkan angka penjualan di atas 370 unit, di awal tahun 2016 ini angka penjualannya menurun dan kurang dari 100 unit.

Jika dilihat dari data wholesales (pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan multi guna bawah (Low Multi Purpose Vehicle/LMPV) andalan dari pabrik tersebut yaitu Spin sudah tidak lagi dipasarkan. Hal ini dikarenakan Spin itu sendiri merupakan model yang dirakit di Pabrik Pondok Ungu.

Tercatat penjualan Chevrolet pada dua bulan pertama di awal tahun 2016 hanya terjual sebanyak 165 unit dengan sumbangan Captiva 120 unit dan Orlando 45 unit Hasil ini menurun drastis, 87,7 persen jika dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya (Januari-Februari 2015), yakni 1.344 unit.

Jika tahun lalu, Chevrolet masih menjual model Spin, Captiva, Trax, dan TrailBlazer, kini GM Indonesia memilah dan membatasi model apa saja yang bakal dipasarkan. Tiga model yang pasti masih menjadi andalan Chevrolet di tahun 2016 ini, adalah Captiva, Orlando, dan Trax.

Strategi GM di Indonesia seiring dengan penutupan Pabrik Pondok Ungu menjadi alasan kuat, mengapa penjualan Chevrolet pada awal tahun ini menjadi berat.

Yuniadi Haksono Hartono, GM Indonesia-Chevrolet External Affairs & PR Director pernah mengatakan, GM berencana untuk kembali meluncurkan dan melakukan penyegaran produk di tahun ini. Meski belum ada keterangan lanjutan, informasi yang didapat dari seorang sumber mengatakan ada tiga produk facelift yang akan disiapkan, model tersebut kemungkinan tertuju pada TrailBlazer, Colorado dan Spark.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here