Beranda Mobil Jangan Sembarangan Gunakan Radiator Coolant Pada Mobil Tua

Jangan Sembarangan Gunakan Radiator Coolant Pada Mobil Tua

481
Apakah Anda salah satu pemilik kendaraan yang sudah berumur dan masih menggunakan air keran ketika mengisi radiator?

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir tentang hal ini dan tak perlu segera mengganti radiator coolant karena anjuran teman atau iklan di media massa.

Hal ini karena keuntungan yang bisa didapatkan dari mengganti radiator coolant justru bisa menyebabkan petaka.

Ada dua penyebab utama akan terjadi nya hal tersebut, yang pertama karena kondisi mesin serta kandungan yang ada pada cairan radiator coolant.

Untuk bagian mesin, posisi jalur air di silinder head kendaraan biasanya sudah mengalami korosi atau karat karena penggunaan air keran tadi dan memang sudah wajar terjadi.

Sedangkan untuk bagian kandungan radiator coolant, biasanya mengandung bahan kimia untuk anti karat atau anti rush.

Kerusakan akan mulai terjadi ketika cairan tersebut digunakan pada radiator mobil yang sudah berumur tadi, secara otomatis cairan akan mengikis karat yang ada pada jalur air silinder head mesin mobil.

Karat-karat yang sudah terkikis akan rontok dan membuat lubang antara jalur air serta jalur airan oli.

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya pencampuran air dan oli pada mesin mobil Anda.

Anda bisa melihatnya dengan jelas ketika melakukan pemeriksaan melalui dipstick oli, akan terlihat warna kecoklatan pada oli seperti warna kopi susu.

Bila hal ini terjadi dan dibiarkan saja, maka mobil akan mulai mengalami overheating sebagai gejala awal dan temperatur mesin pun akan naik pada indikator.

Penyebabnya karena air radiator secara otomatis kosong karena semua sudah masuk ke dalam mobil dan tentu membuat mobil mogok.

Bila tak ingin mengeluarkan biaya perbaikan yang cukup menguras kantong, ada baiknya jika Anda mempertimbangkan hal ini sebelum mengganti radiator coolant.

Pasalnya, jika sampai rusak, maka perbaikannya akan membutuhkan langkah overhaul dan yang paling buruk harus mengganti silinder head. (sumber toyotaconnect)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here