Mengenal 4 Aliran Modifikasi Bergaya Retro

Mengenal 4 Aliran Modifikasi Bergaya Retro

1866
BERBAGI
Retro-Stye-bike
foto: kompas.com
(searah jarum jam dari kiri atas), Bobber, Scrambler, Flat Tracker, dan Cafe Racer

otobandung.com – Seringkali kita mendengar modifikasi sepeda motor dengan aliran scrambler, flat tracker, bobber, atau paling sering cafe racer. Keempatnya bisa dikatakan mewakili aliran retro yang kini lagi naik daun di kalangan modifikator.

Jangan bingung membedakannya, karena Nicko Eigert, pemilik dan pendiri Smoked Garage Custom, Bali, berbicara dalam unggahan video di Youtube, menjelaskan secara sederhana, perbedaan scrambler, flat tracker, bobber, hingga cafe racer.

Modified-Triumph-Bonneville-Scrambler-Rajputana-Custom-MotorcyclesDimulai dari scrambler. Model ini semakin ngetop saat Ducati kembali memopulerkan model yang juga diberi nama Scrambler. Menurut Nicko, pada dasarnya scrambler adalah sepeda motor yang bisa dipakai on-road dan off-road.

”Ada orang yang ingin menggunakan sepeda motor berbasis trail, tapi tetap bisa dipakai di jalan raya. Ini disebut scrambler, bisa digunakan di mana saja sebanyak mungkin yang Anda mau,” kata Nicko.

Lalu, dia melanjutkan, ada juga anak muda yang ingin sepeda motor dengan penampilan seolah-olah cepat, dan memang sepeda motornya tergolong cepat. Jenis ini murni lahir untuk jalanan, dengan tongkrongan yang rendah, gesit, dan bisa melahap tikungan dengan cepat.

19bbb_01Bobber? Kata Nicko jenis ini lebih pendek. ”Nyantai, kalem, tidak banyak menimbulkan suara. Posisi motornya cruiser mode, ban tebal-tebal, enak dipakai perjalanan jarak jauh,” ucap Nicko yang sukses di usia 26 tahun itu.

 

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Komentar