Beranda Sport Stoner: Marquez merasa terancam dengan kehadiran saya di Honda

Stoner: Marquez merasa terancam dengan kehadiran saya di Honda

338

Otobandung.com – Casey Stoner percaya bahwa Marc Marquez merasa terancam oleh kehadirannya saat masih masih menjadi test rider Honda dan mengisyaratkan bahwa hal inilah yang mungkin telah berkontribusi mengapa HRC menolak tawarannya untuk menggantikan Dani Pedrosa.

“Di Honda saya hanya menjalani tester sesekali dan tidak digunakan untuk potensi saya,” kata Stoner kepada Motosprint.
“Saya suka bekerja dengan orang-orang HRC, tapi saya pikir Marc dan krunya merasa terancam oleh kehadiran saya dan saya tidak tahu mengapa. Saya hanya ada untuk menguji dan membantu” ungkapnya.
Seperti di ketahui, ketika Dani Pedrosa terpaksa menarik diri pada tiga putaran awal musim 2015 karena cedera arm pump, Stoner menawarkan diri untuk mengambil tempatnya dibalapan, namun keinginannya di tolak oleh Honda yang kemudian menunjuk Hiroshi Aoyama sebagai pengganti Pedrosa.
“Saya merasa siap [untuk menggantikan Pedrosa] di Austin. Nakamoto bilang dia menyesal dan menyatakan bahwa dia sudah membuat keputusan. Tapi saya pikir ada orang lain yang menekan dia untuk menghalangi saya agar tidak balapan, namun saya sama sekali tidak ada perasaan buruk terhadap Honda dan saya sangat menghormati Shuhei Nakamoto,wakil presiden HRC, hubungan kami akan baik-baik saja di masa depan,” pungkasnya.
Dua kali juara dunia MotoGP kini disebut mengakhiri kesepakatan dengan Honda sebagai test rider dan kembali ke Ducati sebagai ‘brand ambassador dan test rider’.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here