Beranda Berita Dikeluhkan, Penghapusan SNI Helm dan Ban

Dikeluhkan, Penghapusan SNI Helm dan Ban

561
 
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian dan perdagangan telah menghapus peraturan rekomendasi tentang pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) terhadap produk ban dan helm, belum lama ini.  
ilustrasi
ilustrasi

Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan No. 85/M-DAG/PER/10/2015, tentang Ketentuan Impor Tekstil dan Produk Tekstil, maka Kementerian Perindustrian tidak lagi menerbitkan Rekomendasi tentang standarisasi nasional untuk beberapa produk tersebut.

Pengumuman tersebut secara resmi ditayangkan dalam situs resmi Kemenperin, dengan judul Penghapusan Rekomendasi/Pertimbangan Teknis dalam Rangka Deregulasi.
Penghapusan beberapa rekomendasi Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) tersebut, antara lain:
1. No 76/M-IND/PER/9/2015, tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia Ban Secara Wajib;
2. No 79/M-IND/PER/9/2015, tentang Pemberlakuan Standar Nasional Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua Secara Wajib;
Jika aturan ini benar akan dijalankan, maka pemerintah tidak dapat lagi melindungi persaingan produsen helm dan ban lokal di pasar domestik. Apalagi menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mulai awal tahun depan.
Dampak lainnya adalah produk helm dan ban impor akan dengan bebasnya membanjiri pasar Indonesia, hal ini berarti tidak adanya perlindungan  kepada produk lokal juga kurangnya perlindungan terhadap konsumen.
Padahal, dengan adanya pemberlakuan peraturan wajib SNI, maka semua produk impor yang mau masuk ke Indonesia, diwajibkan memenuhi ketentuan SNI. Hal ini karena adanya perbedaan karakteristik ban atau helm di luar negeri, sehingga mereka tidak mudah menjualnya di sini.

kutipan:

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here