Sang Legendaris “Vespa” dan sejarahnya

Sang Legendaris “Vespa” dan sejarahnya

1210
BERBAGI

Otobandung. Lebih dari seabad silam sejarah Vespa di mulai. Pada tahun 1884 Rinaldo Piaggio mendirikan Piaggio di Genoa, Italia. Pada awalnya bisnis Piaggio hanya memproduksi peralatan kapal dan kapal mewah. Namun di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Perang Dunia I,membawa pengaruh terhadap perkembangan Piaggio dimana perusahaannya mulai  memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun setelahnya Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di Pontedera Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan Pesawat). Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi Pembom. Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu.

Setelah peVesparang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk, Enrico memutuskan membuat alat transportasi yang murah untuk personal Mobility yg dibutuhkan masyarakat Italia dengan biaya rendah. Dan, dengan pemikiran ini, pada tahun di sebuah pabrik di kota Biella, pada tahun 1943 terciptalah skuter motor prototipe yang dibuat oleh Ir. Renzo Spolti dan stafnya. Prototipe ini di beri nama MP5 (Moto Piaggio 5), namun karena bentuknya sejumlah pekerja di pabrik Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor Paperino (Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh Donald Bebek). Namun Enrico Piaggio tidak menyukai desain MP5,, Itu sebabnya ia mempercayakan Corradino D’Ascanio* Insinyur Aeronautika yang merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio untuk mempertimbangkan kembali dan membuat sesuatu yang berbeda dan lebih maju baik dari segi teknis dan desain. Pada kurun waktu 1943 – 1944 sekitar 100 Unit Paperinos diproduksi.

*Corradino D’Ascanio pernah bekerja pada Ferdinando Innocenti pendiri Lambretta, D’Ascanio juga yang membuat konsep awal motor skuter sederhana Lambretta.

D’Ascanio tidak suka desain model General Motors karena membuat pakaian kotor terutama celana yang terkena rantai motor saat mengemudi. Ia tidak melakukan perubahan pada skuter Donal Bebek, tapi ia menciptakan kendaraan yang sama sekali baru, ia membuat modifikasi desain kendaraan yang tanpa rantai dan memiliki penutup pelindung di bagian depan motor sehingga  nyaman dan tidak membuat kotor, iapun memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan sebuah kendaraan yang dibangun dengan sebuah “Monocoque” atau Unibody Steel Chassis, dan membuat roda depan mirip pada sebuah pesawat yang akan mendarat dengan satu garpu tunggal yang mudah diganti, selain itu  ia juga menempatkan perpindahan gigi dibagian stang. Mengejutkan karna bagian stater di rancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya di ambil dari roda pesawat tempur.

D’Ascanio hacop_28_dxascanionya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang desain model kendaraannya, pada akhir 1945  Prototipe MP6 itu masih tanpa nama dan  saat Enrico Piaggio melihat prototype MP6 itu tanpa sengaja ia berseru “Sambra Una Vespa” ( terlihat seperti tawon/lebah).  Akhirnya dari seruan tak sengaja itulah nama Vespa di putuskan dan dari model prototipe inilah yang menjadi cikal bakal model Vespa sampai dengan saat ini.

Bulan  April 1946  Prototipe MP6 di produksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera Italia dan untuk pertama kalinya Vespa diperkenalkan kepada publik di sebuah klub golf di Roma. Piaggio pun mulai memasang perisai logo untuk pertama kalinya, menggantikan simbol pesawat yang ada di sana sebelumnya. Di akhir tahun 1949, telah di produksi 35000 unit dan di pertengahan tahun 1950 telah di produksi 1 juta unit. Selama tahun 1960-an s/d 1970-an Vespa menjadi sebuah symbol dari revolusi gagasan pada waktu itu.

Perkembangan selanjutnya Vespa tak hanya di sukai dan laku keras di pasar domestik Italia, produk inipun laris di serap pasar Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol, Brazil dan India. Pada saat itu banyak negara lain yang mencoba untuk membuat produk sejenis diantaranya adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp dan NSU, namun mereka tak mampu sedikitpun menyaingi Piaggio. Model Vespa tidak banyak berubah sejak pertama di ciptakan, bagian belakang yang membulat menjadi ciri khas  Vespa dan selalu di pertahankan pada setiap produk berikutnya. Karna bentuk inilah yang menjadikan Vespa mendapat tempat di hati penggemarnya. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi salah satu Ikon besar dan simbol dari kreativitas ala Italia yang termashyur di seluruh dunia. Sebuah design yg terinspirasi dari pesawat yang hingga saat ini menjadi identitas tersendiri dan berbeda dengan kendaraan yang lain. (dbs)

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Komentar