Lambretta yang Bukan Vespa, Ini Sejarahnya!

Lambretta yang Bukan Vespa, Ini Sejarahnya!

1943
BERBAGI

Italia memang dikenal sebagai Negara yang identik dengan skuter, bicara skuter sudah pasti kebanyakan orang langsung menyebut nama Vespa sebagai merek yang paling terkenal di seluruh dunia.  Namun, skuter di negeri pizza itu tidak hanya Vespa, salah satu skuter legendaries yang juga sering dianggap sebagai keluarga Vespa adalah Lambretta. Model yang nyaris sama membuat orang menganggap Lambretta adalah salah satu varian dari Vespa. Berikut sejarahnya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Pada tahun 1922, ketika Ferdinando Innocenti  penciptanya membangun sebuah pabrik pipa baja di Roma. Kemudian di tahun 1931 ia membawa bisnisnya ke kota Milan yang telahmenjadi pusat industri Italia dengan membangun sebuah pabrik tabung baja yang lebih besar dengan jumlah pekerja yang mencapai 6.000 orang.

Sayang sekali ketika terjadi Perang Dunia ke-2 pabrik tersebut dibom sehingga hancur berantakan, dari reruntuhan pabriknya tersebut. Sama  seperti  Piaggio, Innocenti menangkap sebuah peluang untuk menciptakan alat transportasi masa depan yang murah, ia beralasan  bahwa  jawaban  untuk  masalah transportasi adalah motor skuter . Kemudian ia memutuskan untuk membuat skuter yang bersaing dari segi biaya operasional dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca yang lebih baik daripada sepeda motor. Setelah satu tahun di habiskan dalam upaya mengembangkan dan menguji model prototipe.  Pada tahun 1947 setahun setelah Piaggio meluncurkan model Vespa-nya.ia memulai produksi motor skuternya.

Nama Lambretta sendiri berasal dari kata Lambrate, yakni nama sebuah daerah di pinggiran kota Milan yang dilalui oleh sungai dimana lokasi pabrik milik Innocenti berada. Lambretta berasal dari sebuah nama dari mitos air sprite terkait dengan aliran air sungai yang berdekatan dengan tempat produksi pipa baja tersebut.

Sama halnya dengan Vespa konsep motor skuter sederhana Innocenti diserahkan kepada Jendral Corradino D’Ascanio. Innocenti menginginkan kendaraan sederhana yang kuat dan terjangkau, selain itu skuter ini juga harus mudah dikendarai baik oleh pria maupun wanita, mampu membawa penumpang dan tidak membuat pakaian pengendaranya kotor.

Gaya dLambretta GT 200esain Lambretta dan Vespa beralih kembali ke masa sebelum Perang Dunia II yakni meniru gaya desain skuter Cushman yang dibuat di Nebraska, Amerika Serikat. D’Ascanio yang membenci sepeda motor berhasil merancang kendaraan ini secara revolusioner. Motor ini dibangun dengan spar frame, dengan sistem perpindahan gigi pada stang dan mesin yang langsung dipasang dan langsung terhubung ke roda belakang. Untuk memenuhi keinginan Innocenti mengenai kendaraan yang bisa melindungi pakaian pengendaranya, sebuah “perisai” depan bisa membuat pakaian pengemudi dan penumpangnya lebih bersih dan kering dibandingkan dengan model sepeda motor lain yang ujung depannya dibiarkan terbuka.

Desain ruang kaki yang datar dan lapang ditujukan untuk pengguna perempuan agar tidak kesulitan ketika berkendara menggunakan rok atau gaun. Garpu bagian depan dibuat seperti roda untuk mendarat pada pesawat yang memudahkan dalam penggantian ban dan pelek. D’Ascanio menghilangkan fungsi rantai pada sepeda motor konvensional yang sering menjadi sumber kotoran dan minyak. Desain  ini dirancang untuk memungkinkan sejumlah fitur tambahan lain yang akan dipasang pada bagian rangka, selain itu juga akan memudahkan dan mempercepat proses pengembangan model barunya.  Produksi pertama skuter Lambretta dengan warna hijau zaitun cukup digemari dan mempunyai populasi yang cukup besar di Italia pada saat itu.

Namun, sayang sekali D’Ascanio berselisih dengan Innocenti, D’Ascanio akhirnya bekerjasama dengan Enrico Piaggio yang kemudian menghasilkan spar frame Vespa sejak tahun 1946. Innocenti, yang menginginkan spar frame tersebut diproduksi dan diberi merek dari pabrik pembuatan tabung baja miliknya, kemudian menghidupkan kembali kedua pabriknya. Sedangkan desain akhir Lambretta akhirnya diselesaikan oleh para insinyur aeronautika bernama Cesare Pallavicino dan Pier Luigi Torre. yang sebelum bergabung menjadi desainer Lambretta, Pallavicino telah menjabat sebagai Direktur Teknik di pabrik pesawat Caproni selama Perang Dunia ke-2 dan Torre merupakan seorang desainer mesin di Italo Balbo Idros yang merancang mesin dan mengorganisir pabrik Innocenti untuk produksi massal.

Dari tempat  kelahiran mereka di Italia Lambretta’s telah dibuat di seluruh dunia, untuk negara-negara lain seperti Spanyol, India, Argentina, Brazil, Chili dan banyak lagi.  Meskipun  beberapa  produsen melakukan strategi pasar Lambretta dengan nama yang berbeda,  Seperti  Serveta

dari Spanyol, Siambretta dari Amerika Selatan, namun mereka semua dapat dikenali sebagai  desain skuter   yang  berasal dari Italia.

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Komentar